Partai Tamat Digelar Di Bulan Puasa, Tak Menciptakan Para Pemain Kelar Ibadahnya

Laga selesai yang mempertemukan sang jawara Eropa, Real Madrid dan Liverpool, akan digelar pada tanggal 27 Mei 2018. Pertandingan yang direncanakan dihelat di Kiev, Ukraina ini, sudah niscaya bakal dilaksanakan pada dikala bulan puasa. Namun, tabrak selesai dan puasa nampaknya jadi dua hal yang sama-sama penting bagi kedua belah pihak pemain terutama yang beragama Islam. Taktik dan taktik bakal menjadi modal utama di tabrak hidup dan mati ini, tetapi apakah puasa bakal menghalangi pemain untuk berlaga? Atau mereka bakal tidak berpuasa?

Ternyata tabrak akbar yang sangat penting bagi kedua tim, Liverpool ataupun Real Madrid, tak bakal menghalangi pemain yang notabene muslim untuk tetap berpuasa. Mereka bakal menjalankan kedua hal ini sama baiknya dan sama seriusnya. Kira-kira siapa saja pemain yang bakal tetap berpuasa di tabrak pamungkas ini?

Sang Mesin Gol Bangau Merah Tetap Menahan Lapar dan Hausnya

Laga selesai yang mempertemukan sang jawara Eropa Partai Final Digelar di Bulan Puasa, Tak Membuat Para Pemain Kelar Ibadahnya

Siapa lagi mesin gol tersebut jika bukan Mohamed Salah, yang telah mencetak 44 gol di trend ini. Banyak ekspetasi besar, terutama dari fans Liverpol kepadanya di tabrak selesai kali ini. Kematangan dan keganasan di lini depan menjadi tanggapan baginya untuk menghadirkan gelar ke-6. Sebagai pesepakbola, beliau populer religius akan keimanannya sebagai seorang muslim. Selebrasi bersujud acap kali dilakukannya, dan waktu luangnya kerap dipakai untuk melantunkan ayat suci Al Quran.

Partner di Lini Depan Liverpool Asal Senegal

Laga selesai yang mempertemukan sang jawara Eropa Partai Final Digelar di Bulan Puasa, Tak Membuat Para Pemain Kelar Ibadahnya

Sadio Mane, menjadi sobat Salah dalam berjibaku menyerang pertahanan lawan selain Firminho. Tampil ciamik di trend ini, Mane pun kerap dipuji meskipun spotlight selalu berada pada Salah. Menjadi salah satu pemain muslim lainnya di Liverpool, Mane merupakan pemain yang taat menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Pemain yang tak pernah menyentuh alkohol ini dikabarkan bakal tetap berpuasa.

Punggawa Asal Jerman Menjadi Pemain Muslim Ketiga di Liverpool

Laga selesai yang mempertemukan sang jawara Eropa Partai Final Digelar di Bulan Puasa, Tak Membuat Para Pemain Kelar Ibadahnya

Secara kewarganegaraan punggawa yang satu ini yakni orang Jerman, tetapi secara nadi beliau mempunyai keturunan kental dari Turki. Emre Can, merupakan salah satu pemain yang taat dalam menjalankan perintah agamanya. Rasanya pemain ini bakal tetap berpuasa meskipun tabrak genting berada di depan mata.

Karim Benzema yang Tak Luput Perhatian Kala Berdoa

Laga selesai yang mempertemukan sang jawara Eropa Partai Final Digelar di Bulan Puasa, Tak Membuat Para Pemain Kelar Ibadahnya

Sedangkan di kubu Real Madrid, Karim Benzema merupakan salah satu pemain yang yang taat dalam menjalankan agama. Pada tahun 2009 bersama dengan Lassana Diarra dan Mahamadou Diarra, dirinya menjalankan puasa satu bulan penuh, bahkan dikala bertanding sekalipun loh, Bung! Sebelum pertandingan pun, pemain ini juga turut berdoa.

Punggawa Muda yang Diorbitkan Zinedine Zidane

Laga selesai yang mempertemukan sang jawara Eropa Partai Final Digelar di Bulan Puasa, Tak Membuat Para Pemain Kelar Ibadahnya

Achraf Hakimi yakni pemain kelahiran Spanyol yang mempunyai darah Maroko. Sudah semenjak kecil Hakimi dekat dengan yang namanya ibadah puasa. Bergabung dengan Real Madrid di tahun 2015, beliau dipromosikan Zidane di trend ini untuk menembus skuad utama. Apabila beliau termasuk pemain yang dibawa ke Kiev nanti, beliau akan menjadi salah satu pemain yang berkemungkinan bakal tetap berpuasa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *